Tuesday, October 25, 2011

Pembalap Marco Simoncelli tewas setelah mengalami kecelakaan di MotoGP Malaysia, Minggu, 23 Oktober 2011. Pria asal Italia itu terjatuh di lap kedua tikungan 11 Sirkuit Sepang.

Tubuhnya kemudian terlindas di antara motor Colin Edwards dan Valentino Rossi yang berada di belakangnya. Hebatnya benturan hingga membuat Helm Simoncelli terlepas. Dari hasil pemeriksaan, pembalap kelahiran 20 Januari 1987 itu mengalami trauma yang sangat serius di kepala, leher, dan dada.

Tragisnya lagi, insiden ini disaksikan kedua orang tua Simoncelli dan pacarnya, Kate. Dilansir dari Zimbio, mereka saling menangis dan berpelukan. Paolo, ayah Simoncelli, sampai harus ditenangkan oleh beberapa anggota tim.

Beberapa anggota crew tim San Carlo Gresini Honda juga nampak tak bisa menahan tangis saat Simoncelli dinyatakan tewas. Ironisnya lagi, Rossi sebagai salah satu pembalap yang terlibat kecelakaan, adalah teman dekat Simoncelli.

"Marco kehilangan helmnya dalam kecelakaan itu. Petugas berwenang mengatakan ketika tim medis tiba untuk menyelamatkannya, jantungnya sudah berhenti," kata pembawa acara MotoGP Matt Roberts melalui BBC Sports.

"Kedua pembalap lain yang terlibat kecelakaan (Edwards dan Rossi) memastikan dia kehilangan helmnya. Hal yang paling menyedihkan adalah Valentino dan Marco adalah sobat dekat."

Saturday, October 8, 2011

Yves Rossy, petualang asal Swiss berhasil mendesain sayap berbahan karbon-fiber berukuran lebar 1,8 meter dengan bobot 20 kilogram.
Dengan sayap ini, ia berhasil terbang mengelilingi Grand Canyon di Amerika Serikat selama sekitar 8 menit sebelum mendarat menggunakan parasut.

Mantan pilot pesawat tempur dan kapten maskapai Swiss International Airlines itu telah mendesain sayap itu selama 15 tahun.  Untuk pendorong, Rossy, yang menyebut dirinya sebagai ‘Manusia Jet’ menggunakan empat buah mesin jet yakni Jet-Cat P200 berbahan bakar minyak tanah yang ia pasangkan di sayap. Tangki bahan bakarnya berukuran 15 atau 30 liter.

Pada uji coba penerbangan di Grand Canyon, Rossy berhasil menempuh penerbangan dengan kecepatan maksimal 305 kilometer per jam. Untuk mengganti arah, ia cukup menggerakkan kepala ataupun lengannya. Video: 'Manusia Jet' Terbang (Sumber: CSMonitor, YouTube)

RESUME #12 Ibnu Khaldun

Pemikiran Politik Ibnu Khaldun Dosen Pengampu : Dr. Muslim Mufti, M.Si. Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakaatuh, Bismillah, Kembal...