Tuesday, March 31, 2020

RESUME : Filsafat / Pemikiran Thomas Hobbes

De Cive~Thomas Hobbes – ~Rachmad Hidayat~

Pemikiran Thomas Hobbes

Pengampu : Dr. Muslim Mufti. M.Si.

Bismillahirrahmaanirrahiim, 
Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh,


Kembali dengan saya wildan, mahasiswa pecinta makan dan rebahan, tapi tak lupa juga untuk selalu memperkuat iman. ditulisan kali ini, kembali saya akan mengangkat topik politik karena merupakan sebuah tugas untuk meresume bagaimana pemikiran dari Thomas Hobbes, seorang ahli yang berasal dari Inggris. oke langsung saja, Happy Reading!!!


Sejarah Singkat Thomas Hobbes

Thomas Hobbes, seorang filsuf dari Inggris yang beraliran Empirisme, Lahir di Malmesbury, Kota Witshire, Inggris pada tahun 1588 kemudian meninggal pada desember 1679. pandangan yang terkenal dari Hobbes ialah soal konsep manusia dari perspektif materialisme-empirism, serta perspektifnya tentang sistem negara kepada konsep manusia. Terlahir dari keluarga Pastur  di Inggris, ia memiliki ayah yang agak tempramen, yang kemudian meninggalkan mereka karena malu atas insiden yang terjadi di gereja yang ia pimpin saat itu, sehingga kemudian Hobbes kecil di asuh oleh saudaranya yaitu kakak dari ayahnya yang merupakan seorang pekerja borjuis di Witshire. sejak sekolah, Hobbes tidak menyukai pelajaran fisika dan pemikiran Aristoteles, ia lebih menyukai astronomi, sehingga kemudian itu menjadi fokusnya. tapi, itu tidak menghentingkan ia untuk tetap berpikir dan menghasilkan sebuah karya. karya yang terkenal dari beliau ialah LeviathanHobbes memandang pemerintah terutama sebagai alat untuk memastikan keamanan kolektif. Otoritas politik dibenarkan oleh kontrak sosial hipotetis di antara banyak pihak yang memikul tanggung jawab untuk keselamatan dan kesejahteraan semua orang berdaulat atau entitas.


Pemikirian Politik dari seorang Thomas Hobbes

Dari sekian banyak Teori dan pemikiran dari Thomas Hobber, saya hanya akan mengangkat pemikiran yang bernuansa politik dan kenegaraan. berikut pemikiran beliau yang saya telah lakukan resume :

1. Perbedaan antara Hukum alam dan Hak alami
  Hobbes, membedakan antara hukum alam atau nature law  dengan Hak-hak alami atau Nature Rights. dimana ia mengatakan bahwa, hak alami itu ialah hak manusia untuk mempertahankan eksistensinya sedangkan hukum alam ialah yang membatasi hal itu juga lebih dari sebuah kebebasan. 

2. Konsep Kedaulatan dan Kebebasan
  Menurutnya, kedaulatan ialah merupakan sebuah hal yang mutlak, kedaulatan disini ialah seseorang atau lembaga yang diberi kepercayaan untuk menciptakan keamanan dan ketentraman, dan sedangkan kebebasan itu bersiftat tidak mutlak, karena ada hukum yang kemudian membatasi sampai mana kebebasan itu.

3.  Bentuk-Bentuk Pemerintahan Negara
    Tidak jauh berbeda dengan pemikiran Cicero, menurut Hobbes, bentuk dari negara itu ada 3, yakni Monarki, aristokrasi dan demokrasi. dimana Sebuah bentuk pemerintahan dinamai monarki tatkala kekuasaan berpusat pada kekuasaan seseorang. Dinamai aristokrasi tatkala kekuasaan berpusat pada kekuasaan satu majelis. Disebut demokrasi tatkala kekuasaan berpusat pada tangan mayoritas.

4. Kontrak Sosial
Dimana dalam poin-poin yang disampaikan oleh Hobbes, kontrak sosial ini lebih cenderung kepada 3 hal dimana 1) salah dan benar merupakan suatu hal yang relatif, karena sesungguhnya manusia bergerak atas keinginan dan nafsunya 2) tidak ada perbedaan antara adil dan tidak, selama produk hukum tidak ada. 3) tidak ada kepemillikan individu, karena setiap manusia berusaha hanya untuk dirinya sendiri sesuai dengan yang ingin ia dapatkan.



Sekian resume kali ini, semoga dapat bermanfaat bagi pembaca, mohon maaf atas segala kekurangannya, karena kesalahan dan kebenaran itu relatif, hanya kebenaran yang bersumber dari nash lah yang benar dan mutlak adanya. untuk itu terimakasih untuk pembaca yang mau membaca tulisan ini hingga akhir. 

akhir kata, kesalahan terdapat pada syaiton, dan kebenaran ada di malaikat, sedangkan kita hanya berada ditengah-tengahnya saja. terima kasih 
Wassalam.



Daftar Pustaka

Kelompok 3 AP-F, Filsafat State Of Nature Menurut Thomas Hobbes. 2020. UIN Sunan Gunung Djati Bandung. [Article/Paper]

id.wikipedia.org/Thomas_Hobbes

Monday, March 23, 2020

RESUME : Pemikiran Politik Marcus Tullius Cicero

Sang Orator di Mata Sang Budak: Ulasan Buku 'Imperium' – The Lore ...

Pemikiran / Filsafat Politik Marcus Tullius Cicero

Dosen Pengampu : Dr. Muslim Mufti, M.Si.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Assalamu'alaikum, kembali bersama saya di tulisan resume ke-3 mengenai pemikiran salah satu filsuf yang terkenal di era setelah renaissance yang juga  sebagai penganut aliran Stoisme yaitu Marcus Tullius Cicero. semoga dengan membaca resume ini, pembaca dapat setidaknya mengetahui inti dari pemikiran Cicero di segi kenegaraan dan Politik. Happy Reading Everyone!


Sejarah Singkat M. Tullius Cicero


Cicero lahir di Arpinum, sebuah kota yang berjarak lumayan jauh dari Roma, Italia, pada Tahun 106 SM, Cicero berasal dari keluarga bangsawan. Ayahnya ialah tuan tanah dan pejabat Publik di Romawi. karena itu ia akhirnya mendapat akses untuk dapat belajar langsung di Roma dengan beberapa filsuf terkenal serta aliran-alirannya. dari keempat aliran yang sedang terkenal kala itu di Roma, Cicero ternyata lebih condong kepada aliran filsuf Stoa yang kemudian dinamakan Stoisme. pemikirannya menyerupai Plato dan Aristoteles. ia kemudian diangkat menjadi konsul atau penasihat utama pada pemerintahan kala itu.

Karya dari Cicero yang paling terkenal dalam kenegarawanan dan perpolitikan ialah de Republica yang didasarkan pada karya de Oratore dan de Legibus dimana ternyata karya-karya dari Cicero ini tidak berbeda jauh dengan karya Plato yang terkenal yakni Republica dan The Laws.

Pemikiran Politik CICERO

Dari kedua karyanya, pemikiran Cicero pun akhirnya banyak digunakan dalam kegiatan politik saat itu. ia sempat diangkat menjadi konsul di Romawi, serta banyak berpidato dengan aliran stoismenya. Bagi Cicero, menjadi negarawan yang patriotis adalah segala-galanya, bahkan ganjarannya adalah surga. Tugas politik bagi Cicero adalah suci, yang dibebankan Tuhan kepada manusia. selain itu pemikiran Cicero lainnya ialah, Konstitusi Campuran, artinya dalam de Legibus ia menyatakan bahwa hukum alam ialah hukum tertinggi dari nalar. selain itu yang kedua ialah dalam pembentukan negara, Cicero dalam bukunya yakni de  Republica, ia menawarkan sebuah bentuk negara yang merupakan campuran dari monarki, aristokrasi, dan demokrasi. Ia percaya bahwa pengaturan negara ideal secara esensial itu bergantung pada pengaturan-pengaturan yang dilakukan pejabat institusional publik.



DAFTAR PUSTAKA :

Kelompok 2, FILPOL, 2020, Pemikiran Politik M.T. Cicero. FISIPUINSGD, [Article]

Monday, March 16, 2020

Resume : Filsafat Politik PLATO & ARISTOTELES

Resume : Filsafat Politik PLATO & ARISTOTELES
Dosen Pengampu : Dr. Muslim Mufti, M.Si.



Bismillah, Kembali lagi dengan saya, resume kali ini, berisi mengenai bagaimana filsafat atau pemikiran yang dilahirkkan oleh plato dan Aristoteles. yang paling terkenal ialah, negara-kota, zoon politicon dan masih banyak lagi.

Sebelum menuju pembahasan ini kita sedikit meresume, bagaimana kehidupan Plato dan Aristoteles..

         Plato, seorang filsuf yang lahir dizaman Socrates, yang kemudian menjadi murid dari Socrates itu sendiri, lahir pada tahun 427 SM dan meninggal dunia pada 327 SM dibesarkan di kota Athena, Yunani, ia mendirikan sekolah atau akademi dengan tujuan untuk menjaga agar ajaran gurunya yakni Socrates tetap hidup, akademi Plato kemudian terkenal, hingga banyak orang yang kemudian bersekolah di akademi yang didirikan oleh Plato. ia mengajar selama 40 tahun di akademinya yang kemudian lebih fokus kepada pemikiran politik dan filsafatnya. 3 karya terkenal dari ratusan karyanya yaitu Republic, Statesman, and Laws merupakan yang paling banyak digunakan teorinya hingga saat ini.

        Aristoteles, Lahir pada tahun 384 SM, dikota kecil bernama Stagirus atau Stagira, Ayahnya yang meninggal muda, menjadikan ia diasuh keluarganya di Atameus di Asia Kecil, kemudian pada tahun 387 SM, Aristoteles belajar di akademi Plato yang kemudian ia menjadi murid Plato yang paling menonjol saat itu. walaupun begitu, aristoteles tidak termasuk kedalam Platonian, melainkan banyak bertentangan dengan gurunya yakni Plato. Karya dari Aristoteles yang mendunia ialah Physics, Metaphysics, Politics, dan Nichomacean Ethics.



PEMIKIRAN / FILSAFAT POLITIK PLATO
1.   Kelas Sosial-Politik
   Plato membagi manusia kedalam 3 golongan, pertama the Money Makers atau para pencari kesenangan, kedua yakni The Warriors dan ketiga ialah The Rulers. Plato berkeyakinan yang mana manusia terdiri dari tiga bagian, yakni; kepala, dada, dan perut. Kepala menyimpan kebijaksanaan, dada menyimpan kesemangatan, dan perut berisi nafsu. Dalam konteks ini pemimpin ideal terletak pada orang yang bijak di mana kepala (akal) sebagai panglimanya, sedangkan orang yang mengandalkan semangat ia cocok menjadi prajurit atau tentara, dan orang yang mengutamakan perut ia cocok menjadi pedagang. 


PEMIKIRAN / FILSAFAT POLITIK ARISTOTELES
  Dalam politik, Teori paling terkenal dari Aristoteles ialah ia mengatakan bahwa manusia ialah Zoon Politicoon  atau A Political Animal atau dengan kata lain yaitu makhluk sosial, dimana berkelompok merupakan sifat alamiah dari manusia. yang kemudian memunculkan sebuah teori hubungan dimana adanya hubungan antara laki-laki dengan perempuan dan hubungan antara penguasa dan yang dikuasai. dari situlah muncul sebuah gagasan yang kemudian mendunia yaitu terbentuknya suatu polis atau City-state atau lebih dikenal sebagai negara kota yang terdiri dari asosiasi desa-desa polis ialah pertumbuhan sosial secara alamiah dari asosiasi antar manusia.










Source :
Alim Roswantoro, 2015, Filsafat Sosial-Politik Plato dan Aristoteles, Jurnal Refleksi, Vol.15 No.2, UINSUKA Jogjakarta



Monday, March 9, 2020

Resume : Apa Itu Filsafat Politik serta Bagaimana Ruanglingkupnya ?

Bismillahirrahmaanirrahiim,
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Dibuat untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Filsafat Politik yang diampu Oleh : Dr. Muslim Mufti, M.Si



          Alhamdulillah, berjumpa lagi dengan saya di postingan yang terbaru mengenai resume Mata Kuliah Filsafat Politik. disini saya akan meresume sub bab mengenai apa itu filsafat politik dan bagaimana ruang lingkup dari Filsafat politik.

1.   Apa itu Filsafat dan apa urgensinya?
    Filsafat, secara etimologis berasal dari 2 kata bahasa Yunani, yaitu Philos yang berarti kebijaksanaan dan Sofia berarti cinta, dengan demikian filsafat berarti cinta kebijaksanaan. sedangkan secara terminologis atau istilah, filsafat berarti berfikir secara sistematis/ radikal dan universal untuk mengetahui tentang hakikat sesuatu.
   Filsafat kemudian terdiri dari beberapa cabang, diantaranya Ontologi, Epistemologi, dan  Axiologi. Ontologi berasal dari bahasa Yunani, yakni Onto yang berarti ada, dan Logos yang berarti Ilmu, sehingga ontologi itu ialah ilmu mempelajari tentang hakikat sesuatu yang ada, lalu ada Epistemologi yang juga berasal dari bahasa Yunani, yakni Episteme yang berarti pengetahuan dan Logos yang berarti ilmu, Epistemologi biasa juga disebut sebagai Theory of Knowledge atau Teori tentang pengetahuan. Kemudian yang terakhir ialah Axiologi, dimana secara etimologis juga berasal dari bahasa yang sama dengan kawan-kawan sebelumnya yakni bahasa Yunani  yaitu dari kata Axio yang berarti nilai dan Logos yang berarti ilmu, jadi Axiologi ini merupakan cabang ilmu filsafat yang mengkhususkan kepada nilai kegunaan dari ilmu yang diteliti.
      Tujuan dari Filsafat itu sendiri ialah untuk memberikan pemahaman tentang apa dan bagaimana hakikat, sifat dan kedudukan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam batasan pemikiran manusia.

2.     Apa itu Politik ?
     Dalam kehidupan bernegara, tentu kita tidak akan terlepas dari yang namanya Politik. Politik secara etimologis berasal dari Bahasa Yunani yaitu Politikos  yang berarti dari, untuk, atau yang berkaitan dengan warga negara. selain itu politik juga berasal dari pemikiran Aristoteles dan Plato mengenai Negara kota yang kemudian berkembang menjadi ilmu Politik

3.    Apa itu Filsafat Politik ?
     Filsafat politik ialah cabang ilmu filsafat yang mempelajari mengenai hakikat dari politik, selain itu filsafat politik muncul sebagai bentuk pemberontakan mengenai politik yang sedang terjadi pada  saat itu tepatnya pada masa Aristoteles dan Plato. selain itu Filsafat politik juga memberikan penjelasan yang logis dan empiris serta berdasarkan rasio mengenai hubungan sifat dan hakikat dari alam semesta dengan sifat dan hakikat dari ilmu politik itu sendiri. 



Ruang Lingkup Filsafat Politik itu sangat luas, namun akhirnya dipersempit oleh penulis dimana ruang lingkup Filsafat Politik itu ialah pada Politik, Administrasi, pemerintahan serta teori Hukum baik tata negara ataupun hukum umum.


Disusun dan Dibuat oleh
Wildan Ahmil Kautsar - 1188010245
Prodi Admnistrasi Publik F 2018
UIN Sunan Gunung Djati Bandung


Daftar Pustaka : 


Yusuf Lubis, A. 2016. Filsafat Ilmu: Klasik Hingga Kontemporer. Jakarta: Rajawali Press

Torang, S. 2014. Filsafat Ilmu: Administrasi, Manajemen & Organisasi. Bandung: Alfabeta


RESUME #12 Ibnu Khaldun

Pemikiran Politik Ibnu Khaldun Dosen Pengampu : Dr. Muslim Mufti, M.Si. Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakaatuh, Bismillah, Kembal...