Pemikiran / Filsafat Politik Marcus Tullius Cicero
Dosen Pengampu : Dr. Muslim Mufti, M.Si.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Assalamu'alaikum, kembali bersama saya di tulisan resume ke-3 mengenai pemikiran salah satu filsuf yang terkenal di era setelah renaissance yang juga sebagai penganut aliran Stoisme yaitu Marcus Tullius Cicero. semoga dengan membaca resume ini, pembaca dapat setidaknya mengetahui inti dari pemikiran Cicero di segi kenegaraan dan Politik. Happy Reading Everyone!
Sejarah Singkat M. Tullius Cicero
Cicero lahir di Arpinum, sebuah kota yang berjarak lumayan jauh dari Roma, Italia, pada Tahun 106 SM, Cicero berasal dari keluarga bangsawan. Ayahnya ialah tuan tanah dan pejabat Publik di Romawi. karena itu ia akhirnya mendapat akses untuk dapat belajar langsung di Roma dengan beberapa filsuf terkenal serta aliran-alirannya. dari keempat aliran yang sedang terkenal kala itu di Roma, Cicero ternyata lebih condong kepada aliran filsuf Stoa yang kemudian dinamakan Stoisme. pemikirannya menyerupai Plato dan Aristoteles. ia kemudian diangkat menjadi konsul atau penasihat utama pada pemerintahan kala itu.
Karya dari Cicero yang paling terkenal dalam kenegarawanan dan perpolitikan ialah de Republica yang didasarkan pada karya de Oratore dan de Legibus dimana ternyata karya-karya dari Cicero ini tidak berbeda jauh dengan karya Plato yang terkenal yakni Republica dan The Laws.
Pemikiran Politik CICERO
Dari kedua karyanya, pemikiran Cicero pun akhirnya banyak digunakan dalam kegiatan politik saat itu. ia sempat diangkat menjadi konsul di Romawi, serta banyak berpidato dengan aliran stoismenya. Bagi Cicero, menjadi negarawan yang patriotis adalah
segala-galanya, bahkan ganjarannya adalah surga. Tugas politik bagi Cicero
adalah suci, yang dibebankan Tuhan kepada manusia. selain itu pemikiran Cicero lainnya ialah, Konstitusi Campuran, artinya dalam de Legibus ia menyatakan bahwa hukum alam ialah hukum tertinggi dari nalar. selain itu yang kedua ialah dalam pembentukan negara, Cicero dalam bukunya yakni de Republica, ia menawarkan sebuah bentuk negara yang merupakan campuran dari monarki, aristokrasi, dan demokrasi. Ia percaya bahwa pengaturan negara ideal secara esensial itu bergantung pada pengaturan-pengaturan yang dilakukan pejabat institusional publik.
DAFTAR PUSTAKA :
Kelompok 2, FILPOL, 2020, Pemikiran Politik M.T. Cicero. FISIPUINSGD, [Article]

Semangat kaka😊
ReplyDelete